Ekonomi Syariah, anugrah Islam bagi dunia.

Ass.Wr.Wb,

salam diatas sekaligus menandakan bahwa topik blog gua kali ini agak serius.

bermula dari sehari yang lalu saat gua berbicara ke ibu.

…bu, gimana kalo tabungan kita dipindahin ke bank yang syariah,? soalnya kata seniorku bank konvensional bener2 haram…”

ibu berkata,

yah, terserah kamu aja, tapi kamu pelajari dulu mekanisme nya, apa kelebihan dan kekurangannya…”

lalu hari ini, 6 okt 2008 pukul 8.29pm, gua abis nonton metro TV, ada dialog tentang ekonomi syariah .(wow…mungkin ini salah satu petunjuk Tuhan buat gua.)

bener aja, topiknya adalah ekonomi syariah yang saat ini sedang booming , tatkala di Eropa dan Amerika sana lagi pusying mikirin krisis finansial, orang2 sedunia makin tertarik dengan syariah.

(hmm, kejadian ini hampir sama waktu kejadian 9/11 di Amrik , setelah kejadian itu orang2 Amrik pada banyak yang mempelajari Islam, dan bahkan ga sedikit jg yg pindah jd Muslim).

yang makin bikin gua heboh adalah, di England (caelaah..) sana, udah ada yang namanya IBB yaitu Islamic Bank of Britain. yang tujuan didirikannya sederhana banget yaitu demi memenuhi kebutuhan finansial para Muslim di Inggris.

Indonesia? yaah, ga usah ditanya, Indonesia selalu telat dalam urusan isu global. udah ketinggalan banget.

Di Indonesia, volume usaha perbankan syariah selama lima tahun terakhir rata-rata tumbuh 60 persen per tahun. Tahun 2005, perbankan syariah Indonesia membukukan laba Rp 238,6 miliar, meningkat 47 persen dari tahun sebelumnya.

Meski begitu, Indonesia yang memiliki potensi pasar sangat luas untuk perbankan syariah, masih tertinggal jauh di belakang Malaysia.

sistem ekonomi syariah itu beda banget sama ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. dan juga bukan ditengah-tengah ketiganya.

untuk lebih detailnya tentang perbankan syariah

Tabungan Konvensional:
Bunga sudah ditentukan besarnya terlebih dahulu oleh bank tanpa memperhitungkan apakah bank sedang mendapatkan keuntungan atau tidak.
Besarnya bunga adalah tetap baik bank sedang rugi atau laba. Walaupun ekonomi sedang booming dan bank sedang mendapatkan banyak laba, akan tetapi tetap bunga yang diberikan kepada nasabah tidak bertambah.

Tabungan Syariah (dengan prinsip bagi hasil):

Tidak menawarkan bunga tetapi bagi hasil dan yang ditetapkan terlebih dahulu adalah rasio (nisbah) antara bagian keuntungan yang didapat nasabah dan bagian keuntungan yang didapat oleh bank, misalnya 60:40 artinya 60 persen keuntungan bagi nasabah dan 40 persen keuntungan bagi bank. Karena itu bagian keuntungan yang diterima nasabah tergantung dari keuntungan yang didapat oleh bank.
Besarnya keuntungan yang diterima oleh nasabah akan meningkat apabila keuntungan bank sedang booming.

selama ini, kalo lo liat pada saat krisis, pihak Bank dengan terpaksa (sebagai pihak yg dizalimi) memberikan bunga sesuai rate yang udah ditetapkan, tetapi pada saat sedang untung banget, nasabah lah yang dizalimi karena bunga yang diberikan segitu-gitu aja.

kalo di bank Syariah yang terjadi adalah, keuntungan yang didapat nasabah akan sejalan dengan keadaan bank tersebut, ini karena bank menganut sistem bagi hasil.

bank-bank gede kayak Citibank dan HSBC juga udah bikin “versi Syariah” nya. Kalau-kalau  lo mau syariah yang sedikit “bergaya” gituu.

Jadi, demi terjaminnya status Halal atas kekayaan lo ada baiknya lo berinvestasi secara syariah.

setidaknya mengurangi dosa kan.

Wass.Wr.Wb.

sumber:

http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/06/192/89466/192/menabung-di-bank-berbasis-syariah
http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_syariah
http://id.wikipedia.org/wiki/Perbankan_syariah

Satu pemikiran pada “Ekonomi Syariah, anugrah Islam bagi dunia.

  1. Salam pembebasan,
    Di tingkat global setelah kisah krisis air, krisis iklim, krisis minyak, krisis pangan, kini krisis finansial naik panggung, Paradoksnya jalan krisis itu terus ditempuh. Masih saja mekanisme pasar dan korporasi dianggap solusi yang menjanjikan. Ironi abad ini, rasionalitas yang irasional. Rasionalitas yang paling tidak masuk akal.

    It’s the capitalism, stupid! (adaptasi dari frase politik yang populer digunakan Clinton ketika berkampanye melawan George Bush Senior, it’s the economic, stupid!)

    Silah kunjung
    http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2008/10/krisis-keuangan-global-karl-marx-di.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s