terimakasih

19 Juli 2011
Beberapa hari lagi menuju peringatan 1000 hari wafatnya Ibunda. Peringatan 1000 hari adalah peringatan puncak, dimana setelah 1000 hari diharapkan orang-orang yang ditinggalkan sudah bias move on. 1000 hari itu sebentar, rasanya baru kemarin saya dan Ibu berdiri di pinggir danau UI menatap luasnya danau dan megahnya rektorat UI.

UI, hari ini adik gue masuk UI, Fakultas Teknik. Jujur, gue gak menyangka adik gue yang pemalas itu bisa dapet fakultas dengan passing grade lumayan tinggi. Tiba-tiba aja muncul rasa bangga sekaligus sedih, bangga karena dia berhasil meraih cita-citanya, tapi sedih tidak ada sosok Ibu yang melihat ini semua, yah mungkin Ibu lihat dari atas sana.

Entah kenapa, gue yakin kalau keberhasilan gue dan adik gue dalam meraih cita-cita tidak lepas dari pengorbanan Ibu dan Bapak. Puasa sunnah Ibu-Bapak tiap senin kamis, shalat malam Ibu-Bapak tiap hari membuahkan hasil gue dan adik bisa meraih cita-cita 100%.

Terimakasih Ibu, terimakasih Bapak

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.